Total Tayangan Halaman

15 Agustus 2010

Polisi Akui Pengamanan HUT RI Tahun Ini Tak Biasa

Polda Metro Jaya melakukan pengamanan ekstra ketat saat upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka, Selasa lusa.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan serangan teroris yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

“Kami sudah mengantisipasi segala bentuk kemungkinan termasuk serangan teroris itu. Penyisiran ketat akan dilakukan kepada setiap orang yang hendak masuk ke kompleks Istana Negara. Intelijen dan aparat sudah mempersiapkan semuanya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan okezone di Jakarta, Minggu (15/8/2010).

Boy Rafli mengakui pengamanan upacara peringatan HUT RI kali ini tidak biasa dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Tidak semua orang bisa masuk, hanya mereka yang menjadi tamu undangan resmi yang memiliki kartu pas khusus yang dapat masuk. Kendaraan para tamu undangan juga akan diantar mengikuti rute yang telah ditentukan,” ujar Boy Rafli.

Dia menambahkan, pengamanan kali ini akan melibatkan sekira 2.000 personel gabungan dari Brimob, Resmob, dan Samapta, termasuk menyiagakan sniper (penembak jitu) di sejumlah titik objek vital.

“Sterilisasi dan pengawasan terhadap objek vital seperti Istana dan Gedung DPR akan kami prioritaskan saat upacara pengibaran dan penurunan bendera pada hari itu. Kami harapkan semuanya dapat berjalan lancar tanpa kendala apa pun,” sambungnya.

Sementara itu, pada hari peringatan HUT RI yang akan jatuh pada selasa 17 Agustus 2010 mendatang, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan di sejumlah ruas jalan. Pengalihan arus lalu lintas yang akan dilakukan antara lain, dari Jalan MH Thamrin menuju Jalan Medan Merdeka Barat di Bundaran Air Mancur akan dialihkan menuju ke Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis, Jalan Majapahit, Harmoni.

Sedangkan arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan Merdeka Timur, dan Bundaran HI akan dialihkan ke arah Jalan MH Thamrin atau lurus menuju Jalan Budi Kemuliaan dan seterusnya.

Untuk Jalan Museum arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Medan Merdeka Barat akan diarahkan menuju Jalan Majapahit atau Harmoni. Selain itu untuk arus lalu lintas jalur di lampu merah Harmoni, dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dan Jalan Medan Merdeka Barat, dialihkan menuju Jalan Juanda dan Jalan Pos.

Untuk Jalan Veteran, arus lalu lintas dari Jalan Ir Juanda menuju Blok M yang akan melalui Jalan Veteran III di Jembatan Bina Graha lurus ke Jalan Pos, Jalan Pejompongan, Tugu Tani, dan Bundaran HI.

Arus lalu lintas dari Jalan Juanda menuju Blok M yang melalui Jalan Veteran Raya di utaran Pintu Air akan diarahkan lurus ke Jalan Pos, Jalan Lapangan Banteng, Tugu Tani, dan Bundaran HI.

Selain itu, arus lalu lintas dari Lapangan Banteng menuju Kota yang akan melalui Jalan Veteran Raya, di pertigaan Tugu Adipura akan diarahkan untuk belok ke arah kanan menuju Jalan Pos, TIMBAL, dan Jalan Gunung Sahari.

Pengalihan akan terjadi untuk arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Kota yang akan melalui Jalan Medan Merdeka Utara di bawah rel kereta api di depan Pertamina akan diarahkan untuk belok kanan menuju Jalan Perwira, Jalan Lapangan Banteng, dan Jalan Gunung Sahari.

Pengalihan arus ini tidak berlaku bagi para tamu undangan yang akan menghadiri peringatan HUT RI di Istana. Namun mereka diimbau untuk menempelkan tanda parkir di kaca depan kendaraan dan mengikuti rute yang telah diberitahukan.
(okezone)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - Premium Blogger Themes | New Blogger Themes