Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pasangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pasangan. Tampilkan semua postingan

03 April 2012

3 Jenis Cemburu yang Dapat Merusak Segala Jenis Hubungan

Rasa cemburu biasa selalu merusak hubungan kamu dengan pasangan namun tahukah kamu ternyata ada juga jenis cemburu yang dapat merusak segala jenis hubungan kamu ingin tahu cemburu macam apa itu simak  Jenis Cemburu yang Dapat Merusak Segala Jenis Hubungan berikut ini seperti di kutip dari vivanews.com

1. Kecemburuan akibat rasa benci
Kebencian adalah salah satu aspek dari kemarahan. Dan pada intinya, kebencian adalah ekspresi dari rasa takut. Dalam kehidupan, Anda selalu memiliki dua pilihan, antara cinta dan ketakutan. Ketika Anda memutuskan untuk memilih kebahagiaan, kedamaian, dan rasa syukur, Anda berada dalam jalur energi cinta. Semakin Anda selaras dengan energi cinta, kehidupan Anda akan berjalan dengan baik.

Sebaliknya, semakin Anda sejajar dengan energi ketakutan, Anda akan semakin mengalami pengalaman yang penuh dengan ketakutan dan tak diinginkan.

Dalam percintaan, kecemburuan muncul karena Anda takut bahwa apa yang Anda miliki akan dicuri dari tangan Anda. Ini jelas salah! Tidak ada yang bisa memiliki orang lain, yang berarti mereka tidak dapat dicuri dari Anda. Ketika Anda lebih memenangkan rasa cemburu, Anda akan lebih banyak mengalami hal-hal yang membuktikan bahwa pasangan Anda tidak dapat dipercaya. Pada akhirnya, perasaan cemburu justru akan membuat sesuatu yang tidak Anda inginkan menjadi kenyataan, perpisahan.

2. Kecemburuan karena pemikiran yang dangkal

Ini termasuk jenis kecemburuan yang biasanya muncul dalam situasi kerja, dan tidak pada hubungan percintaan. Anda merasa cemburu pada kesuksesan rekan kerja, Anda berasumsi bahwa jika mereka sukses, maka kesempatan Anda mendapatkan yang Anda inginkan semakin kecil.

Jika hal ini terjadi, berarti Anda selama ini salah mengembangkan energi negatif. Daripada cemburu pada situasi seperti itu, cobalah untuk merasa gembira dengan kesuksesan rekan kerja Anda, serta selalu mendorong seseorang untuk sukses. Tentu, hal-hal yang baik juga akan terjadi pada kehidupan Anda jika Anda selalu mengekspresikan kebahagiaan dan cinta.

3. Kecemburuan akibat tak menghargai diri sendiri
Anda merasa cemburu dengan orang lain, dan menganggap mereka lebih baik dari Anda. Anda bahkan membanding-bandingkan diri Anda dengan para mantan atau rekan kerja pasangan Anda, dan merasa pasangan Anda tidak puas dengan Anda.

Yang harus Anda pikirkan adalah setiap orang dilahirkan dengan keunikannya masing-masing. Ketika Anda bisa menghargai diri Anda sendiri, Anda memiliki energi positif dalam melakukan segala aktivitas tanpa perlu dibayang-bayangi ketakutan.

Kedua energi tersebut memang tidak bisa muncul dalam ruang yang sama, Anda harus memilih.

4 Pernyataan Yang Membuat Hubungan Cinta Kamu Hancur

10 Fakta Mengejutkan Seputar Hubungan Seks

29 Maret 2012

5 Hal yang Paling Dibenci Pria dari Wanita Ketika Bertengkar

Dalam hubungan percintan pastinya tidak bisa di hindari yang namanya pertengkaran, hal hal kecil ketidak cocokan pendapat dan kecemburuan  kadang bisa membuat pasangan saling marah dan akhirnya bertengkar, nah tahu kah kamu ada beberapa hal yang di lakukan wanita yang paling tidak di sukai pria ketika wanita marah kamu mau tahu apa aja itu simak 5 Hal yang Dibenci Pria dari wanita Ketika Bertengkar simak berikut ini seprti di kutip dari wolipop.com

1. Mendiamkan Berhari-hari
Pria ingin masalah segera selesai dengan membicarakan persoalan hari itu juga, namun berbeda lagi wanita, ketika sedang marah mereka lebih memilih berdiam diri. Wanita kerap mendiamkan dan mencuekkan pria sampai berhari-hari. Sikap wanita yang sedang ngambek itulah yang membuat pria kesal. Boleh saja menjauh dari pria untuk beberapa saat, tapi tidak perlu sampai berhari-hari.

2. Marah Sambil Menangis
Persoalan tidak akan selesai jika Anda bersikap ekstrim seperti itu. Berteriak sambil menangis, bukannya menyelesaikan masalah malah bisa memancing emosi pria. Yang tadinya si pria bisa sabar menghadapi Anda, si dia bisa ikut marah. Keinginan Anda tidak akan tersampaikan dengan jelas jika Anda sambil memaki dan menangis.

3. Menyela Pembicaraan
Bukan hanya Anda saja yang ingin bicara ketika sedang ada masalah. Pria pun ingin menjelaskan uneg-uneg dan membela dirinya, apalagi jika Anda sudah terlalu memojokkannya. Namun kesalahan wanita adalah kerap menyela pembicaraan ketika si dia sedang berbicara. Selain tidak sopan, si dia akan menganggap Anda sebagai wanita egois yang tidak bisa menerima pendapat orang lain.

4. Melempar Barang
Meski tidak melempar barang ke arahnya, namun sikap emosional Anda yang sampai melempar-lempar barang bisa membuatnya kesal. Melempar barang tidak akan menyelesaikan masalah, malah merugikan Anda sendiri.

5. Memukul
Kekerasan tidak hanya dilakukan pria kepada wanita, karena ada juga wanita yang melakukan kekerasan fisik seperti memukul atau menendang pria. Jika sudah begini, hubungan yang Anda jalani sudah tidak sehat lagi. Jika awalnya pria bisa memaklumi sikap Anda, lama-lama si dia bisa kesal dan memilih mengakhiri hubungan.

baca juga: 5 Strategi Saat Bertengkar dengan Pasangan

27 September 2010

Tanpa Sadar Anda Bisa Baca Pikiran Pasangan

Tanpa sadar, Anda dan pasangan sebenarnya bisa saling membaca pikiran. Penelitian Sydney University of Technology, Australia, mengungkap bahwa sinkronisasi kerja otak mayoritas pasangan sangat selaras.

Penelitian yang fokus untuk melihat eksistensi 'indera keenam' ini menemukan pola identik pada aktivitas otak antarpasangan yang memiliki kedekatan hubungan emosional.

Itu berarti mereka telah mencapai suatu keadaan di mana sistem saraf dalam keadaan harmonis. Keadaan ini membantu mereka saling mengetahui pikiran dan emosi masing-masing. Temuan luar biasa muncul dari analisis aktivitas otak pada pasien dan konselor dalam sesi terapi.

Sejumlah psikolog telah lama mengetahui bahwa beberapa pasangan belajar untuk berpikir seperti pasangannya. Ini memungkinkan mereka untuk 'tahu' apa yang akan dikatakan atau dipikirkan pasangannya.

Para peneliti yang terlibat percaya, sinkronisasi kerja otak ini tidak hanya berpengaruh pada pasangan, tapi juga teman dekat, dan antaranggota keluarga.

Penelitian sebatas melihat aktivitas sistem saraf, yaitu dengan mempelajari otak dan detak jantung 30 relawan selama sesi konseling. Salah satu peneliti mengungkapkan, momen penting adalah ketika otak pasien dan konselor mulai bekerja dan saling sinkronisasi dalam tahapan altered state.

"Ketika tahapan itu terjadi kita dapat dapat membaca otak dan pikiran orang lain dalam level yang dalam atau bisa dikatakan indera keenam," kata Dr. Trisha Stratford, dari Sydney University of Technology, seperti dikutip dari Daily Mail.

Selama tahapan altered state, bagian dari otak masing-masing orang dapat mengontrol sistem saraf dan denyut jantung akan berdetak secara bersamaan.

• VIVAnews

Tanpa Sadar Anda Bisa Baca Pikiran Pasangan

Tanpa sadar, Anda dan pasangan sebenarnya bisa saling membaca pikiran. Penelitian Sydney University of Technology, Australia, mengungkap bahwa sinkronisasi kerja otak mayoritas pasangan sangat selaras.

Penelitian yang fokus untuk melihat eksistensi 'indera keenam' ini menemukan pola identik pada aktivitas otak antarpasangan yang memiliki kedekatan hubungan emosional.

Itu berarti mereka telah mencapai suatu keadaan di mana sistem saraf dalam keadaan harmonis. Keadaan ini membantu mereka saling mengetahui pikiran dan emosi masing-masing. Temuan luar biasa muncul dari analisis aktivitas otak pada pasien dan konselor dalam sesi terapi.

Sejumlah psikolog telah lama mengetahui bahwa beberapa pasangan belajar untuk berpikir seperti pasangannya. Ini memungkinkan mereka untuk 'tahu' apa yang akan dikatakan atau dipikirkan pasangannya.

Para peneliti yang terlibat percaya, sinkronisasi kerja otak ini tidak hanya berpengaruh pada pasangan, tapi juga teman dekat, dan antaranggota keluarga.

Penelitian sebatas melihat aktivitas sistem saraf, yaitu dengan mempelajari otak dan detak jantung 30 relawan selama sesi konseling. Salah satu peneliti mengungkapkan, momen penting adalah ketika otak pasien dan konselor mulai bekerja dan saling sinkronisasi dalam tahapan altered state.

"Ketika tahapan itu terjadi kita dapat dapat membaca otak dan pikiran orang lain dalam level yang dalam atau bisa dikatakan indera keenam," kata Dr. Trisha Stratford, dari Sydney University of Technology, seperti dikutip dari Daily Mail.

Selama tahapan altered state, bagian dari otak masing-masing orang dapat mengontrol sistem saraf dan denyut jantung akan berdetak secara bersamaan.

• VIVAnews

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - Premium Blogger Themes | New Blogger Themes