Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label Lintasan Misterius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lintasan Misterius. Tampilkan semua postingan

26 Juni 2012

PRABU SILIWANGI ADALAH MUSLIM


Betapa beratnya merubah pandangan dan pengetahuan masyarakat yang sudah mendarah daging tentang sesuatu. Demikian kuatnya sehingga hal-hal yang baru akan dianggapnya sebagai sebuah penyimpangan yang mungkin akan menghancurkan kemapanan. Tetapi aku betul-betul yakin dalam masyarakatku masih banyak orang-orang yang berhati bersih, ihlas mendengarkan dan menyimak dengan cermat sebelum mereka memutuskan sesuatu itu benar, kurang tepat atau malah salah besar. Salah satu soal yang menggodaku sehingga aku rindu untuk segera menyampaikannya adalah ‘sejarah umat Islam di Indonesia’ dan ‘umat Islam dalam sejarah’.




Yang pertama berkaitan dengan realitas dan fakta penulisan sejarah umat Islam yang ada sekarang, menjadi bahan ajar di sekolah-sekolah dan karenanya pastilah telah lama membentuk pola pikir pada sebagian masyarakat Indonesia. Yang kedua berkaitan dengan fakta yang benar benar faktuil tentang peran umat Islam selama ratusan tahun dalam kehidupan masyarakat yang sebagian besar tidak tercatat dalam buku-buku sejarah, atau sengaja dikaburkan.

Penulisan sejarah memang sarat dengan kepentingan politik. Bagaimana sejarah itu ditulis bisa jadi alat melanggengkan kekuasaan seseorang atau suatu rezim. Contohnya adalah apa yang dilakukan Eugene Dubois. Setelah melakukan penelitian di pulau Jawa, khususnya di Mojokerto dan Kediri, ia berpendapat bahwa manusia yang pernah hidup di Indonesia adalah pithecantrophus erectus alias manusia kera yang berdiri tegak. Manusia jenis ini juga ditemukan di wilayah Afrika dan Asia lainnya. Sementara penelitian di Eropa menemukan jenis

lain, yaitu homo sapiens bascilus atau manusia yang sudah bisa berfikir. Sudah bisa diduga bagaimana kesimpulannya : manusia eropa atau berkulit putih lebih pintar dan lebih maju dibandingkan orang Asia atau Afrika. Wajar saja kalau orang Eropa menjadi kaum penjajah, dan orang Asia dan Afrika menjadi kaum terjajah. Karena misi utama penjajahan adalah memper-adabkan manusia pribumi. Itulah contoh sikap hipokrit orang Eropa. Mengatasnamakan kajian

ilmiah tetapi maksud utamanya adalah membenarkan penjajahan.

Monstesquieu yang terkenal karena teori Trias Politica-nya malah beranggapan bahwa tidak mungkin Tuhan memberikan ruh kepada orang Negro yang hitam kelam. Dan karena itu musustahil bagi kita untuk bisa berbelaskasihan pada mereka. Mereka hanya cocok menjadi budak budak belian. Rudyar Kipling bahkan menyebut mereka half devil and half child (setengah setan dan setengah kanak-kanak). Jadi penjajahan merupakan tugas orang kulit putih memanusiakan bangsa pribumi. Aduh, kurang ajar betul... Nah, di Indonesia Timur Belanda menemukan etnis kulit hitam yang mirip orang Afrika, mereka menamainya Papua, yang artinya daerah hitam tempat perbudakan. Sayang sekali nama Papua dianggap lebih keren ketimbang nama Irian yang berarti sinar yang menghalau kabut.


Sumber: http://yanhasanudinmalik.blogspot.com/2010/05/meluruskan-sejarah-1.html

Dalam kaitan dengan bagimana umat Islam dalam sejarah, sejak lama penjajah melakukan pendistorsian atas sejarah. Mereka ingin menggambarkan betapa bangsa Indonesia menjadi maju tatkala diperintah raja-raja Hindu dan Budha. Datangnya Islam tidaklah menghapuskan kehinduan mereka. Bahkan dalam kondisi zaman sekarang pun kehinduan itu tetap eksis. Contohnya adalah penulisan sejarah Prabu Siliwangi, raja orang Sunda yang dianggap punya kesaktian luar biasa, dan demi mempertahankan keyakinan hindunya, ia berubah menjadi harimau, sering muncul di hutan larangan yang bernama Hutan Sarongge di gunung Salak, sedangkan keturunannya seperti Suryakancana menguasai gunung Gede, menikahi jin (entah bagaimana wujud manusia ketururunannya yang hasil blasteran manusia dan jin ini), bahkan melalui tapa brata dan ritual-ritual khusus Prabu Siliwangi atau eyang Suryakancana ini bisa diundang datang, mungkin menghadiri resepsi atau syukuran atas maksud-maksud tertentu. Demikian cerita seterusnya berkembang dalam tradisi lisan dan dongeng orang Sunda.

Tahukah anda, dalam buku Ahmad Mansur Suryanegara, Menemukan Sejarah, bersumberkan buku Carita Purwaka Caruban Nagari yang ditulis Pangeran Arya Cirebon (1720), Prabu Siliwangi (PS) ternyata masuk Islam. Ia menikah dengan seorang wanita bernama Nyai Subang Larang, seorang santri putri Syekh Hasanudin yang dikenal sebagai Syekh Qura. Nah dari pernikahannya ini lahirlah tiga orang anak : Walang Sungsang (lk), Nyai Rara Santang (pr), dan Raja Sangara (lk). Nyai Rara Santang dinikahi Maulana Sultan Mahmud atau Syarif Abdullahpun, seorang Arab turunan Bani Ismail, kemudian berputera yang diberi nama Syarif Hidayatullah yang kemudian dikenal dengan sebutan Sunan Gunung Jati. Jadi salah seorang wali sanga itu ternyata cucu PS. Dengan demikian tidaklah benar cerita yang menyatakan PS sebagai seorang Hindu, bahkan rela meninggalkan istananya hanya untuk mempertahankan kehinduannya. Cerita ini sesungguhnya berasal dari penjajah Belanda. Bertujuan mengaburkan peran Islam dalam sejarah bangsa Indonesia karena keengganan menerima kenyataan bahwa Islam masuk ke Indonesia dengan cara-cara damai, di antaranya melalui pernikahan campuran, hidup penuh sikap toleran bersama-sama umat Hindu serta berpengaruh besar dalam pembentukan tatanan sosial dan kultural bangsa ini.

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan sampai jumpa di tulisan yang lain..

IIPAC, LSM Kaki Tangan Zionis Yahudi Israel di Indonesia!

iipac-logo

Sudah menjadi rahasia umum jika zionisme yahudi Israelberusaha masuk ke Indonesia- negeri dengan komunitas Muslim terbesar di dunia-dengan menghalalkan segala macam cara. Setelah terbongkarnya kedatangan rahasia Amira Arnon-Duta Besar Israel untuk Singapura-ke Jakarta pada tanggal 20-27 Maret lalu, kini tersebar sebuah dokumen yang memperlihatkan nama Hani Yahya Assegaf-anak dari agen BIN Yahya Assegaf-menjadi pendiri LSM Indonesia Israel Public Affairs Comitte (IIPAC), bersama Benyamin Ketang, selaku Direktur IIPAC.

Di dokumen Akta Pendirian IIPAC yang didaftarkan melalui Notaris Nirmawati Marcia SH di Jakarta tertanggal 21 Januari 2002, tercatat nama-nama pendiri IIPAC, yakni sebanyak 5 orang, yaitu :

  1. Benyamin Ketang
  2. Mr. Sakata Barus
  3. Mr. Poppe Alexander Z
  4. Mr. Hani Yahya Assegaf alias Han Sagov
  5. Mr. Y. Gatot Prihandono, SSI

haniyahyasagovDi Pasal 2 Akta Pendirian tersebut dijelaskan tujuan IIPAC, yakni untuk menyelenggarakan kerjasama dengan lembaga-lembaga Israel, Yahudi Internasional, dan melindungi hak-hak warga Yahudi dan keturunan Yahudi di Indonesia serta memajukan kerjasama bisnis, investasi, IT, dan pendidikan tinggi dengan universitas di seluruh dunia.

Dalam artikel yang ditulis oleh Artawijaya berjudul “Waspada, Hubungan Gelap Penguasa dan Pengusaha Israel” dijelaskan bagaimana Direktur IIPAC, Benyamin Ketang, begitu bernafsu untuk bisa membuka hubungan dengan zionis yahudi Israel.

Benjamin Ketang mengatakan,”Saya rasa dampak ekspansi Israel di Indonesia tidak perlu 10 tahun dari sekarang. Tiga tahun saja kalau ada komando dari Israel, maka mereka akan beramai-ramai datang keIndonesia,” ujarnya. Pria asal Jember, Jawa Timur, yang merupakan alumnus Hebrew University ini kemudian menegaskan, “Tradisi orang Yahudi itu kalau komunikasi selalu dengan high level, levelnya pasti presiden atau menteri…” Ketang yang membidani lahirnya lembaga lobi Yahudi di Indonesia ini menyatakan, investor Israel saat ini melirik sektor teknologi informasi dan pertanian. Dua sektor ini tentu sangat strategis dan penting, karena berkaitan denga hajat hidup orang banyak.

Sementara itu Munarman menjelaskan kaitan Hani Yahya Assegaf, sebagai pendiri ke-3 dari IIPAC dengan Benyamin Ketang, dan agenda Zionisme Yahudi Internasional. “Kalau kita perhatikan tujuan IIPAC dalam pasal dua jelas, yakni untuk menyelenggarakan kerjasama dengan lembaga-lembaga Israel, Yahudi Internasional. Yahudi Internasional ini jangan lupa, sebagaimana dalam buku “International Jews” karya Henry Ford, itu jelas sekali bagaimana kejahatan-kejahatan International Jews ini. Nah, dia bekerjasama dengan lembaga-lembaga internasional Yahudi tersebut, dan melindungi hak-hak warga Negara Yahudi dan keturunan Yahudi di Indonesia. Jadi jelas sekali agendanya apa. Serta memajukan kerjasama bisnis, investasi, IT, dan pendidikan tinggi dengan universitas di seluruh dunia. Saya kira agendanya sangat jelas sekali. Benyamin Ketang sendiri kalau kita lihat di dokumennya, adalah lulusan Hebrew University. Jadi dia memang dididik di Yerusalem, dia lulus tahun 2006, dengan gelar Master of Arts. Jadi, kaitannya jelas sekali antara Hani Assegaf, Benyamin Ketang, dan Yahya Assegaf. Clearly!”

Dalam sebuah dokumen, nampak ijazah Benyamin Ketang, lelaki kelahiran 22 September 1972, asal Dusun Krajan RT 03/04 Desa Taman Sari Wuluhan, Jember, Jawa Timur, lulusan The Hebrew University of Jerusalem, Rothberg International School. Kelulusannya dalam ijazah tersebut ditanda tangani oleh Prof. Steven Kaplan, tertanggal 28 Juli, 2006.

Menurut Artawijaya, Benjamin Ketang adalah kader muda NU binaan Gus Dur yang berhasil menyelesaikan studi masternya di Hebrew University, Jerussalem. Benjamin Ketang yang bernama asli Nur Hamid adalah kader muda NU yang diplot untuk membangun sebuah jejaring politik dan bisnis Yahudi di Indonesia. IIPAC yang diketuai Ketang beraliansi ke AIPAC dan Australia Jewish Comitte.

openurmind-e1310357404491Menurut Benjamin Ketang sendiri, kemunculan IIPAC berawal dari kegagalan upaya Menteri Luar Negeri Alwi Shihab (1999-2001) atas sokongan Presiden Abdurrahman Wahid untuk membuka hubungan dagang dengan Israel. Tak lama setelah kegagalan rencana Wahid dan Alwi itulah, terbentuk sebuah lembaga berbasis di Jakarta yang bercita-cita mengarahkan opini publik dan elit Indonesia agar pro-Israel. Lembaga yang dikendalikan delapan orang itu bernama Indonesia-Israel Public Affairs Committee, disingkat IIPAC. Logonya Bintang Daud bersegi selusin tapi warna dasarnya merah dan putih.

Benyamin Ketang, Unggun Dahana, dan komunitas Yahudi di Indonesia yang dibangunnya pernah merencanakan untuk merayakan kemerdekaan Israel, Sabtu 14 Mei 2011 lalu. Selain itu, mereka bersama dengan aktivis Yahudi Israel lainnya, pernah mengadakan seminar akhir zaman “Persiapan Pembangunan Bait Allah” di Kelapa Gading Trade Center Hypermart Lt.2, Sabtu (25/06/2011).

Dalam sebuah semiloka bertajuk “Mengungkap Jaringan Yahudi di Indonesia, Ahad (31/1/2010), Munarman, SH mengatakan bahwa jaringan Yahudi menjalankan operasinya di Indonesia dengan menggunakan cover atau samaran. Salah satunya adalah kegiatan dagang.

“Cara yang paling ampuh dalam mengelabuhi masyarakat adalah dengan informasi. Alatnya adalah media massa untuk melakukan propaganda. Propaganda itu dilakukan dengan menampilkan citra diri baik, menyembunyikan keburukan dirinya, dan membongkar kejelekan pihak lawan. Itulah yg dilakukan oleh media massa Zionis Israel“.

Wikileaks : Anti Islam, pro Israel!

wikileaks_logoKini menjadi lebih jelas mengapa Wikileaks membocorkan dokumen yang memfitnah FPI dan kaitannya dengan Yahya Assegaf, agen BIN, dan anaknya Hani Assegaf, yang merupakan pendiri IIPAC. Wikileaks, yang awalnya mendapat simpati seluruh dunia karena menjadi organisasi internasional pembocor dokumen Negara melalui situsnya, sejak November 2010, ternyata tidak lain hanya merupakan antek Zionis Yahudi Internasional. Hal ini semakin diperkuat dengan tidak adanya dan tidak beraninya Wikileaks membocorkan kawat diplomatik kedubes Amerika yang ada di Tel Aviv, Israel.

Hingga saat ini, belum penah ada rilis bahwa Wikileaks membocorkan dokumen kawat diplomatik kedutaan besar Amerika yang ada di Tel Aviv, Israel, yang mengungkapkan kebobrokan ataupun adanya skandal politik di negeri Zionis tersebut. Bahkan, kalau kita telusuri ke halaman penyimpanan dokumen Wikileaks, kita hanya menemukan 3 buah artikel tentang Israel, yang itupun belum dipublikasikan.

Sebenarnya, keberadaan organisasi Wikileaks dan para pendirinya juga cukup misterius. Hingga saat ini, hanya Julian Assange yang diketahui identitasnya oleh publik. Assange juga menjabat sebagai direktur dan anggota dari Dewan Penasihat Wikileaks. Sebelum mendirikan Wikileaks, Assange yang berasal dari Australia merupakan seorang penerbit dan jurnalis. Julian Assange dipilih untuk mewakili Wikileaks di publik karena keadaan dirinya yang tidak memiliki rumah ataupun keluarga sehingga dianggap merupakan sosok yang tepat. Sementara itu, pendiri Wikileaks yang lainnya memilih untuk tidak mengungkapkan identitasnya.

Sayangnya, bocoran dari Wikileaks terlanjur dipercaya publik. Padahal, tidak sedikit informasi dari Wikileaks justru menyesatkan dan merugikan umat Islam, contohnya dalam kasus fitnah terhadap FPI.

Munarman SH, berpendapat bahwa bocoran-bocoran Wikileaks itu penuh dengan rekayasa dan keganjilan. Karenanya, Munarman menyayangkan ketidakkritisan media dalam mengutip bocoran Wikileaks. Semestinya, media mengungkapkan fakta-fakta ganjil dan pola kerja Wikileaks yang hanya bersumber pada kawat diplomatik Amerika kepada Washington, ungkapnya dalam sebuah wawancara, Senin (5/09/2011).

“Kalau kita lihat pola yang ada di Wikileaks maka mereka selalu mengambil sumbernya dari kawat diplomatik kedutaan Amerika di seluruh dunia, baik itu Indonesia, Malaysia, hampir semua Negara pernah dibocorkan oleh Wikileaks dan itu sumber satu-satunya adalah kawat diplomatik yang merupakan laporan diplomat-diplomat Amerika kepada Washington. Namun kita harus melihat dengan jernih, belum pernah ada bocoran kawat diplomatik oleh kedutaan Amerika di Tel Aviv, Israel. Jadi tidak pernah ada penilaian oleh diplomat Amerika terhadap kondisi Israel yang dibocorkan oleh Wikileaks. Ini adalah sebuah fakta yang harus menjadi perhatian. Dari sini sebetulnya kita bisa melihat sebetulnya fungsi dari Wikileaks adalah membuat destabilisasi di rezim-rezim dimana Negara yang rezimnya sudah tidak disukai Amerika, untuk menggoyang.”

Beliau menambahkan bahwa modus yang ditempuh Wikileaks penuh rekayasa dan menghalalkan segala cara. Salah satunya adalah dengan metode viktimisasi yang mengesankan pendiri Wikileaks sebagai sosok tertindas dan paling diburu Amerika. Padahal faktanya sampai sekarang pendiri Wikileaks masih aman-aman saja. “Jadi mereka mau mengesankan kepada publik terlebih dahulu bahwa Jullian Assange diblame, dicap sebagai orang yang ditindas karena membocorkan informasi, agar Jullian Assange dan Wikileaks tidak lagi dicurigai informasinya tidak akurat. Dengan dia diburu oleh pemerintah Swedia dan kemudian Amerika pura-pura ikut. Tapi sampai sekarang tidak pernah ditindak, bahwa Amerika akan melakukan tuntutan hukum kepada Jullian Assange tidak pernah ketahuan sampai sekarang, gertak sambal itu. Dengan memposisikan sebagai korban tanpa reserve terlebih dahulu nantinya orang akan mendukung, ini yang terjadi dengan Wikileaks sekarang. Apa pun yang dikeluarkan oleh Wikileaks orang sudah tidak mempertanyakan lagi, karena menganggap Wikileaks ini bertentangan dengan Amerika, bertentangan dengan negara-negara Barat tapi tidak ada satu pun informasi yang keluar mengenai Israel,” pungkasnya.

Kini, jelaslah sudah hubungan dan kaitan antara Wikileaks, agen BIN, dan konspirasi Zionisme Israel untuk menghancurkan gerakan Islam. Waspadalah, Waspadalah…! [slm/fpi]
FPI

13 Juni 2012

Ketika Kekuasaan Allah TERLIHAT Di Tanah Gaza – PALESTINA !!!



Allah SWT kembali menampakkan kekuasan-Nya (ayaturrahman) melalui sebuah karamah kejadian ajaib. Perkara di luar nalar manusia. Setiap muslim hendaknya mencermati, mengambil pelajaran. Sebagai bekal menguatkan langkah dalam menjalani kehidupan.Perang di Gaza juga demikian. Banyak ayat-ayat Allah terbukti. Karamah Allah turun untuk meolong orang yang membela agamanya. Itu yang dialami oleh mujahidin Palestina, para syuhada Gaza. berikut data-datanya:

Kita awali dari Dr. Muawiyah Hassanein, Direktur Ambulan Darurat dan Departemen Kesehatan di Gaza menceritakan:
“Syuhada yang meninggal berhari-hari, bahkan berminggu-minggu masih meneteskan darah segar dari tubuhnya. Kami dan semua orang di sini sangat terkejut…”
Subhanallah….
Syahid ‘Iyan berkata: “Saya menyaksikan orang yang gugur syahid tersenyum, meskipun kondisi tubuhnya hancur, darahnya masih segar.”


Photobucket

Beberapa dokter Yordan yang menjadi relawan di Gaza memberi kesaksian:

Dr Hisam Az Zighah memberi kesaksian itu di acara Festival Ikatan Dokter Yordan beberapa hari yang lalu. Kepada wartawan Hisam menunjukkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al-Quran serta buku kumpulan doa-doa, Hishnul Muslim.
Saat itu datang seorang mujahidin yang menderita luka di rumah sakit As Syifa’. Dokter dokter tersebut melakukan pemeriksaan. Dokter itu dikejutkan dengan sepotong proyektil peluru yang ia temukan bersarang di saku pejuang tersebut.
Ada lagi pengakuan Abu Qudamah, salah seorang komandan lapangan Hamas di wilayah Timur Az Zaitun, Kota Gaza:
“Saya dan beberapa mujahidin mengintai tank-tank Israel. Kami berdoa agar Allah menurunkan tentara-Nya dari langit membantu kami. Mendadak turunlah awan tebal menyelimuti wilayah kami. Kami menyelinap di antara puluhan tank-tank itu tanpa diketahui oleh musuh. Anehnya tidak terlacak oleh pesawat-pesawat pengintai yang lalu-lalang di udara. Kami mampu meledakkan tangki tank-tank itu, akibatnya 5 tentara Israel tewas dan puluhan luka-luka.”
Ketika pesawat-pesawat Israel membombardir di salah satu kota Gaza, turunlah hujan lebat di wilayah itu saja. Pesawat-pesawat itu mengalami kendala terbang berjam-jam dan tidak bisa melanjutkan pembombardirannya..
Dua orang dokter berkebangsaan Yordania bertugas di Gaza sedang bercakap dengan sekelompok mujahidin:
“Kami sedang mengawasi gerak-gerik tentara Israel dari lantai dua, mereka ingin masuk ke dalam. Karena salah seorang mujahidin dari kami telah memasang ranjau di pintu masuk, meledakkalah ranjau itu bersamaan tewasnya tentara Israel. Mendengar serangan itu, tentara Israel yang lain mengepung bangunan kami, terjadilah pertempuran sengit sampai jam dua pagi. Jam dua kami ketiduran sampai jam lima pagi. Kami bangun untuk melihat situasi, ternyata tentara Israel telah hengkang.”


Photobucket

Syaikh Abu Bilal di perkemahan Rafah menuturkan:

“Kamu jangan mengira bahwa orang yang gugur di jalan Allah itu mati, mereka bahkan hidup, tapi kamu tidak mengetahui.” Al Baqarah:154. Mereka para syuhada diposisikan setelah derajat orang-orang yang benar imannya dan sebelum orang-orang shaleh di dalam Al Qur’an. Allah swt. berfirman:
“Barangsiapa menta’ati Allah, dan Rasul, mereka bersama orang-orang yang Allah beri nikmat kepada mereka, di antara mereka para nabi-nabi, shiddiqin, syuhada, dan shalihin. Merekalah sebaik-baik teman.” An Nisa’:69-70.
Beliau menambahkan bahwa “Jasad para syuhada masih segar, karena ruh mereka layaknya memakan buah di syurga, ini juga yang menyebabkan semerbaknya bau wangi misk. Darah masih segar, janggut tumbuh. Sebagian syuhada yang dua tahun lamanya, atau berpuluh tahun bahkan beradab-abad tidak rusak jasadnya dan tidak dimakan oleh mikroba dan cacing tanah.”


Photobucket

Wangi semerbak serasa minyak kesturi juga keluar dari jasad prajurit Al Qassam, Muhammad Abu Sya’r. Dia termasuk bagian korban serangan bom pesawat Israel. Bau harum itu tercium oleh orang yang menemukannya. Kabar kesyahidannya tersebar ke pelosok masjid.

Para pemuda masjid berbondong melihatnya. Mereka bertahmid, bertahlil dan bertakbir mengangungkan Asma Allah atas keajaiban para syuhada.
Tenaga medis menceritakan, kami berangkat untuk menolong orang yang luka-luka di sebelah Utara Gaza, ketika itu tentara Israel menembaki sekeliling kaki kami. Kami katakan:
“Kenapa kalian melakukan ini, kami bukan tentara, kami tidak bawa senjata apalagi bom.”
Salah seorang tentara Israel berteriak: “Kalian orang Arab, kalian memakai pakaian putih, kalian malaikat, kalian berperang bersama Hamas.”
Ada juga tentara Israel sedang diwawancarai oleh media Israel, ia mengatakan kehilangan penglihatan karena seorang pemuda, melemparinya dengan segenggam debu. Pemuda itu berbaju putih. Seketika itu buta.
Tentara Israel lainnya menceritakan, bahwa mujahidin memberikan perlawanan memancing mereka dalam banyak pertempuran laksana memancing ayam dan itik.
Pengakuan tentara Israel yang lain, ia melihat tentara Israel terluka dan ditembaki dari arah kanan dan kiri. Bingung, tidak ditemukan dan tidak diketahui dari mana tembakan itu berasal.
Sejumlah wartawan yang meliput perang di Gaza menceritakan, kami bersembunyi dari bombardir. Ketika situasi reda, kami dikejutkan oleh seorang yang keluar dari puing-puing reruntuhan bangunan sembari membawa roket, ia salah satu mujahidin pelontar roket yang menghadang kekuatan penjajah. Ia hadir, menyerang danmenghilang, laksana ditelan bumi.
Demikian, Allah SWT telah menampakkan ayat-ayatnya, melalui para pejuang yang ikhlas dan taat. Allah pasti selalu memberi perindungan kepada hamba-hamba- Nya yang membela agamanya. Janji Allah datang bersama kesabaran. Allah tak akan mengingkari janjinya.

13 Hewan Aneh dan Masih Misterius

Di dunia ini banyak sekali ditemukan makhluk-makhluk aneh dan misterius yang membuat penasaran tak hanya kalangan ilmuwan, tapi juga orang awam, untuk melihat, mempelajari, dan memahaminya. Namun tak jarang, karena kemunculan makhluk-makhluk itu sangat langka sehingga hanya dapat dilihat segelintir orang, atau karena sangat berbahaya, makhluk-makhluk ini akhirnya hanya menjadi pelengkap literatur mata kuliah atau hanya menjadi legenda yang dituturkan dari mulut ke mulut. Berikut 13 saja dari makhluk-makhluk aneh dan misterius itu yang datanya dicomot dari berbagai sumber.

1. Ahool

Hewan ini berbentuk seperti kelelawar, berkepala seperti monyet, bermata besar serta hitam, dan tubuhnya berbulu abu-abu gelap. Tubuhnya dapat sebesar anak berumur satu tahun dengan bentangan sayap dapat mencapai 10 kaki (3 meter). Hewan ini pertama kali dilihat oleh Dr.Ernest Bartels pada 1925 ketika sedang menyusuri Gunung Salak, Jawa Barat. Saat itu Ernest sedang mejelajahi air terjun di lereng gunung itu, dan mendadak saja seekor kelelawar raksasa menukik di atas kepalanya.
Pada tahun 1927, sekitar pukul 11:30 malam, ketika Ernest Bartels berbaring di tempat tidurnya dalam pondok dekat sungai Tjidjengkol, Jawa Barat, dia mendengar suara aneh dari atas pondoknya. Suara itu berbunyi “Ahool … Ahool …”. Ernest mengambil obor dan memeriksa ke asal suara, dan melihat kelelawar raksasa yang dia lihat pada 1925. Itu sebabnya hewan ini disebut Ahool.
2. Agogwe
Makhluk ini pertama kali diketahui keberadaannya pada sekitar 1900 oleh Kapten William Hitchens, namun baru disampaikan ke publik pada 1937. William menemukan makhluk ini di Afrika Timur. Menurut dia, Agogwe berbentuk seperti manusia dan berjalan dengan kaki, namun bertubuh kecil seperti kurcaci, serta berbulu kemerahan di sekujur tubuhnya. William menyebut, Agogwe yang ia lihat menyerupai seorang laki-laki, namun hanya setinggi 4 kaki. Pada 1938, seorang pria bernama Cuthbert Burgoyne juga melihat Agogwe di Afrika Timur. Ada teori yang menyebutkan, kalau Agogwe mungkin termasuk spesies gracile australopithecine, salah satu spesies primata yang pernah berdiam di Afrika, namun telah punah sejak ribuan tahun lalu.
3. Srigala Andean
Hewan ini pun jarang sekali dapat dilihat, namun diketahui kerap berkeliaran di sekitar Laut Arktik dan di Amerika Utara. Hewan ini unik, karena hanya jenis ini satu-satunya dalam spesies anjing atau srigala yang tidak berbulu, sehingga kulitnya licin. Namun lucunya, di kepala dan ekor binatang ini justru tumbuh bulu berwarna kuning.
4. Kucing Rubah
Hewan ini ditemukan sekelompok ilmuan yang tergabung dalam World Wild Fund (WWF) pada 2003 saat tengah melakukan penelitian di kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan, namun baru dipublikasikan pada 2005. Hewan ini mirip rubah, tapi berkulit merah, dan berukuran lebih besar dari kucing. Yang menarik, binatang ini juga memiliki sepasang kaki belakang yang lebih panjang dari kaki depannya, dan memiliki ekor berotot yang panjang. Begitu dipublikasikan, dunia langsung heboh dan media memberitakannya sebagai temuan terpenting dalam satu abad terakhir, karena temuan spesies baru yang terakhir terjadi pada 1895 ketika di belantara Kalimantan ilmuwan juga menemukan seekor karnivora jenis musang luwak yang diberi nama melogale everetti atau borneo ferret badger.
5. Harimau Tasmania
Hewan bernama latin Thylacinus cynocephalus ini merupakan hewan marsupial karnivora modern terbesar yang pernah diketahui. Dianggap sebagai harimau, karena punggungnya bercorak belang seperti umumnya harimau. Namun ada pula yang menyebutnya srigala, karena bentuk kepalanya memang mirip srigala. Hewan yang hidup di benua Australia dan pulau Papua ini dinyatakan telah punah pada abad 20. Di Australia, hewan ini punah ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa ke benua kangguru itu, namun sempat bertahan di pulau Tasmania bersama sejumlah spesies endemik lainnya, termasuk setan Tasmania. Itu sebabanya di belakang namanya ada tambahan kata Tasmania. Fosil yang ditemukan dari spesies binatang ini mengindikasikan kalau dia hidup sekitar zaman Miosen.
6. Tsuchinoko
Hewan ini dilaporkan terlihat di beberapa daerah di Jepang, kecuali Hokkaido dan Kepulauan Ryukku. Bahkan nama tsuchinoko berasal dari bahasa penduduk daerah Kansai yang meliputi Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku yang berarti ‘hewan’. Di daerah Kanto, hewan ini disebut bachihebi. Tsuchinoko berbentuk seperti ular, namun berperut gendut seperti botol atu pin boling, dan berekor kecil mirip ekor tikus. Namun hingga kini keberadaan hewan itu belum pernah bisa dibuktikan (cryptid), dan juga belum pernah berhasil ditangkap. Diduga, ini terjadi karena selain yang melihatnya merasa takut, juga hewan ini langsung melarikan diri bila ada yang melihatnya. Beberapa pemerintah daerah di Jepang pernah mengiming-imingi uang hingga 100 juta Yen bagi siapa saja yang dapat menangkap hewan ini, namun tak ada hasilnya.
7. Yeti
Serupa dengan Bigfoot, muncul di wilayah Himalaya. Bagi warga sekitar hutan di wilayah pegunungan itu, makhluk ini adalah penjaga hutan, dan tidak boleh diburu. Yeti atau Manusia Salju yang Menakutkan adalah sejenis primata besar yang menyerupai manusia yang menghuni wilayah pegunungan Himalaya di Nepal dan Tibet. Nama Yeti dan Meh-Teh umummnya digunakan secara luas oleh masyarakat di wilayah tersebut, dan dianggap sebagai kisah sejarah dan mitos yang masih misterius. Orang-orang Nepal juga menyebutnya bonmanche yang berarti manusia liar atau kanchanjuga rachyyas yang berarti iblis kanchanjunga.
8. Mongolian Death Worm
Hewan ini hidup di Gurun Gobi, dan sangat ditakuti bangsa Mongolia. Meski termasuk jenis cacing, hewan ini bisa memiliki panjang hingga 1,2 meter, bertubuh seperti ular, gemuk, berwarna merah, dan mampu membunuh mangsanya, termasuk manusia, dengan cepat dan dari jarak jauh. Dalam legenda Mongol disebutkan, jika akan menyerang mangsanya, binatang ini akan mengangkat sebagian tubuhnya, dan kemudian membuka mulutnya lebar-lebar, dan menyemburkan racun mematikan yang membuat mangsanya tewas. Setelah itu, sang mangsa dimakan. Bangsa Mongol menyebut hewan ini dengan allghoi khorkoi yang berarti cacing usus, karena jika dilihat sepintas, cacing raksasa ini memang seperti usus. Meski menamakan hewan ini dengan Mongolian Death
Warm, para ilmuwan yakin, hewan ini bukan jenis cacing, karena cacing takkan tahan hidup di gurun yang panas, kering, dan tandus. Mereka yakin, hewan ini sejenis ular berbisa, namun hipotesa ini pun belum dapat dibuktikan keakuratannya.
9. Ogopogo
Monster laut yang serupa dengan Nessie di danau Loch Ness. Bedanya Ogopogo ditemukan di danau Okanagan, Kanada. Topik pembicaraan mengenai eksistensi makhluk misterius ini sudah terdengar sejak 1850, dimana pada awal tahun itu untuk pertamakalinya Ogopogo menampakkan dirinya kepada para wisatawan dan penduduk setempat.
Para saksi mata yang melihatnya menuturkan, makhluk ini berperawakan besar, berwarna gelap dan memiliki bentuk tubuh yang panjang. Dia muncul dari dasar danau ke permukaan air, lalu berenang ke tengah. Hewan ini muncul cukup lama, sehingga yang melihatnya dapat mengamati sosok dan prilakunya, sebelum akhirnya kembali menyelam ke dasar danau. Semula, mereka menduga yang mereka lihat adalah ular, namun kemudian mereka sadar, yang mereka lihat adalah makhluk lain yang berbeda, yang akhirnya disebut Ogopogo.
10. Mokele-Mbembe
Hewan ini ada dalam legenda masyarakat Kongo, Afrika, yang tinggal di sepanjang aliran sungai. Bahkan nama mokele-mbembe berasal dari bahasa Lingala, bahasa salah satu suku setempat, yang berarti “sesuatu yang menahan aliran sungai”. Sesuai namanya, hewan ini memang berdiam di sekitar sungai. Bahkan orang barat mengibaratkan hewan ini seperti monster yang hidup di Danau Loch Ness.
Mokele-mbembe bertubuh seperti gajah, namun berleher panjang. Ekor dan kepala makhluk ini kecil, dan tubuhnya berwarna coklat abu-abu, sehingga ada yang mendeskripsikannya mirip hewan sauropoda yang telah punah. Hewan ini memakan tanaman berukuran besar, dan menurut legenda, hewan ini biasanya mencari makanan di belokan sungai. Masyarakat Desa Boha, salah satu desa di Kongo, menganggap makhluk ini sebagai mahkluk tak berwujud, meski meyakini keberadaannya.
11. Jersey Devil
Makhluk ini seperti kuda, namun memiliki tanduk dan sayap yang lebar berbentuk seperti sayap kelelawar. Makhluk ini juga memiliki tangan, dan berdiri dengan dua kaki. Makhluk yang juga disebut Leeds Devil ini adalah makhluk cryptid legendaris yang mendiami wilayah Pine Barrens di New Jersey Selatan, Amerika Serikat. Walau identitasnya masih misterius, namun pada 1909 lebih dari 1.000 orang di 30 kota di Amerika, terutama di sekitar New Jersey, mengaku telah melihatnya.
12. Mothman
Mothman berarti manusia ngengat, tetapi Mothman lebih dekat menyerupai beberapa jenis burung yang biasa digambarkan sebagai sesosok makhluk bersayap dan setinggi manusia, bermata merah, kadang muncul tanpa kepala dengan mata merahnya ada di dada. Mothman merupakan satu urban legend yang cukup terkenal di Virginia, Amerika Serikat. Seperti yang telah tercatat dalam buku berjudul ‘The Mothman Prophecies’ karangan John A. Keel, makhluk aneh yang mempunyai sayap ini terkenal mempunyai bentuk badan seperti manusia dan berwarna abu-abu. Nama Mothman sendiri diambil dari tokoh jahat dalam cerita komik Batman.
13. Buru
Kadal sepanjang 15 kaki dan berwarna gelap. Ditemukan di Himalaya dan dipercaya telah punah

Ras Manusia Lahir dari Asia ?

Dari fosil yang dinamai Afrasia djijidae ini, muasal manusia diduga kuat bukan dari Afrika melainkan Asia.
manusia purbaBettmann/CORBIS


Temuan terbaru kian menunjukkan keberadaan manusia primata berakar dari Asia, bukan Afrika sebagaimana yang selama ini disimpulkan. Berdasarkan hasil temuan fosil baru di wilayah Myanmar, Asia Tenggara, oleh sejumlah peneliti gabungan dalam tim internasional, nenek moyang manusia diduga lahir dari Asia dan bermigrasi ke Afrika jutaan tahun kemudian.

Demikian hasil penemuan yang tertulis dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, Senin (4/6).

Fosil yang dinamai Afrasia djijidae ini menjadi langkah penting di dalam pembuktikan originalitas tanah asal manusia awal. Sebab, sampai 18 tahun yang lalu, manusia pertama masihlah fosil primata berumur 30 juta tahun yang ditemukan di Mesir, Afrika Utara.

Baru mulai tahun 1990, ketika peneliti mulai menemukan fosil-fosil lain di China, yang ternyata hidup 37 sampai 45 juta tahun lalu. Empat buah gigi geraham yang diidentifikasikan sama dengan geligi milik fosil Afrotarsius libycus, yang ditemukan di wilayah Gurun Sahara di Libia. Baik sama dalam hal ukuran, bentuk, maupun umurnya.


Menurut Jean Jacques Jaeger, ahli paleontologi dari University of Poitiers, Prancis yang merupakan ketua tim peneliti, kesamaan ini mengacu pada kemungkinan bahwa kedua fosil merupakan jejak manusia primata yang datang atau berpindah ke Afrika dari Asia.

Terlebih dalam pemeriksaan lebih lanjut, dikatakan Jaeger, secara karakteristik gigi Afrasia dari Myanmar itu lebih primitif daripada Afrotarsius dari Libia.

Meski demikian, masih kurang bukti dalam mengungkap proses migrasi ini. "Tetapi sesudah itu para ahli paleontologi tetap kekurangan fosil untuk membuktikan kapan dan bagaimana migrasi terjadi dari Asia ke Afrika," ujar K. Christopher Beard, seorang ahli paleontologi pula, dari Carnegie Museum of Natural History di Pittsburgh, Pennsylvania. Ia mengutarakan, perpindahan manusia pada saat itu sangat mungkin mengandung skenario yang kompleks.

(Gloria Samantha. Physorg, Live Science, Science Now

Injil Kuno Berumur 1.500 tahun: “Yesus Tak Pernah Disalibkan”



Berdasarkan laporan dari analis 'Injil kontroversial' - Al-Kitab kuno berusia 1.500 tahun bertinta emas yang ditemukan di Turki - menyatakan bahwa Yesus (Nabi Isa 'alaihi salam) adalah fana, tidak pernah disalibkan, hal tersebut dianggap menantang prinsip-prinsip inti agama Kristen.

Beberapa analis mengklaim bahwa itu adalah Injil Barnabas, yang diyakini sebagai tambahan pada Injil Markus, Mattius, Lukas dan John, yang telah membuat perhatian besar masyarakat dunia pada awal tahun ini karena menyatakan bahwa Yesus telah menubuatkan kedatangan Nabi Muhammadshalallahu 'alaihi wa sallam.

Pada bulan Februari 2012, Vatikan secara resmi meminta izin untuk melihat Kitab yang berbahasa Aram tersebut, yang teksnya bertinta emas yang dituliskan pada kulit hewan dan bersampul kulit hewan, yang ditemukan oleh Turki selama operasi polisi anti-penyelundupan pada tahun 2000.


Pekan ini, terjemahan Injil tersebut yang dikutip dari dokumentasi media - aslinya ditulis dalam bahasa Syiriac, dengan dialek Aram dilaporkan menyatakan bahwa Yesus mengatakan: "Aku mengakui di hadapan Surga, dan diseru untuk menyaksikan segala sesuatu yang tinggal di bumi, bahwa aku seorang yang asing bagi semua, bahwa manusia telah berkata tentang aku, bahwa aku lebih dari sekedar manusia."

"Karena aku seorang manusia, yang lahir dari seorang wanita, tunduk pada penghakiman Allah; yang hidup disini seperti manusia lainnya, tunduk pada penderitaan-penderitaan biasa,"dikutip the Y-Jesus, majalah online yang berbasis di AS.

Ayat dalam injil tersebut menyangkal bahwa Yesus ada Tuhan dan konsep Trinitas, dimana doktrin Kristen mendefinisikan bahwa Allah sebagai tiga Tuhan: Bapak, Anak (Yesus Kristus), dan Rohul Kudus.

Selain itu, Injil tersebut juga menyatakan "keberadaan Yudas Iskariot sebagai orang yang mati disalib bukan Yesus, sedangkan dalam Perjanjian Baru, Yudas menkhianati Yesus," lapor Y-Jesus.

Pernyataan-pernyataan itu membantah ajaran Kristen, yang selama ini dibangun dengan doktrin kematian Yesus sebagai penebus dosa manusia dan kebangkitannya sebagai harapan kehidupan abadi.

Pernyataan itu mendukung ajaran Islam, bahwa Yesus (Isa Al-Masih) adalah seorang manusia yang menjadi Nabi dan Rasul Allah, bukan Tuhan, kemudian diangkat ke langit oleh Allah, bukan mati disalib.

Sebagaimana Allah berfirman di dalam Al-Qur'an: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." (5: 75)

"dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (4: 157-158)

The Y-Jesus mengatakan "Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil itu memperlakukan Yesus sebaga manusia dan bukan Tuhan. Menolak pemikiran Tritunggal Kudus dan Penyaliban, dan mengungkapkan bahwa Yesus memprediksi kedatangan Nabi Muhammad."


Dalam salah satu ayat dari Injil tersebut, Yesus berkata kepada seorang pendeta: “Bagaimana Mesiah disebut? Muhamamad adalah nama yang diberkati”.

"Pada (ayat) lainnya, Yesus membantah menjadi Al-Masih, mengklaim bahwa dia akan menjadi Ismailiyah, istilah yang digunakan untuk orang Arab," tambah laporan Y-Jesus.

Injil kuno berbahasa Aram tersebut menimbulkan banyak kontroversi tentang keaslian keseluruhan isi Injil. Belum ada yang dapat memastikan keaslian keseluruhan dari isi Injil tersebut, apakah seluruhnya memuat apa yang diajarkan Nabi Isa 'alaihi salam, atau telah ada perubahan padanya. Namun beberapa pernyataan dari Injil itu yang diungkapkan, telah membantah prinsip-prinsip dasar Kristiani.

Sementara pendeta protestan İhsan Özbek membantah bahwa Injil itu ditulis oleh St. Barnabas. "Salinan di Ankara mungkin telah ditulis oleh salah satu pengikut St Barnabas," katanya kepada koran Turki Today Zaman sebelumnya pada tahun 2012. Wallahu a'lam bish shawab.

Arrahmah

NOAH [Manu]: Nabi Race Hindu

Dikatakan bahwa setelah selama berada di London Krishna Menon sedang bersama teman-temannya ketika tiba-tiba seorang temannya memanggilnya demikian:. “Ini teman, duduk di depan Anda adalah seorang Yahudi. Dia menegaskan bahwa ia memiliki Kitab Suci ilahi yang disebut Taurat dan buku teologi ini diberikan kepada mereka oleh Tuhan melalui Nabi Musa. “”Aku tahu itu,” jawab Kresna Menon.


Selanjutnya, ini teman dekatnya menunjuk ke arah seorang Kristen dan berkata, “Dia adalah seorang Kristen dan dia juga mengaku punya khazanah dari Kitab Suci ilahi, yaitu Injil yang Allah telah mengirimkannya kepada mereka melalui Yesus.”

“Saya juga tahu hal itu”, Kresna Menon menjawab sambil tersenyum seolah-olah ia terkejut oleh pengulangan fakta-fakta universal dikenal. Tapi pembicara itu serius dan, menunjuk ke arah seorang Muslim, mulai topiknya lagi. “Di sini adalah teman Muslim kami Dia juga mengaku menjadi memiliki sebuah Kitab Suci ilahiah yaitu al-Qur’an, dan tokoh yang melaluinya Tuhan mengirim buku teologi tersebut adalah Nabi Muhammad..”



“Saudaraku, saya sepenuhnya menyadari hal ini”, Kresna Menon menjawab dalam suasana hati yang sangat ingin tahu. ”exactly kata si teman yang sama,” setiap orang dari kita adalah benar-benar menyadari fakta ini. Tapi teman baikku, tidak satupun dari kita yang tahu siapakah merupakan manusia pertama yang terinspirasi oleh Kitab suci Veda (Wedha), yang Anda sebut Adi Granth -. Yang paling awal, yang paling kuno dan Kitab besar teologi dari Tuhan untuk umat manusia.


“Jika dikatakan bahwa di tengah-tengah senyuman ingin tahu dan kejutan dalam semua yang ada dalam pertemuan , Krishna Menon, untuk pertama kalinya, sempat benar-benar penasaran ingin tahu. Dia jatuh dalam keheningan penuh pemikiran, seolah-olah ia menyadari untuk pertama kalinya validitas pertanyaan. Seolah-olah untuk pertama kalinya ia merasakan kekosongan dalam kesarjanaan yang dianut para filsuf Weda. Para Rasul yang melaluinya Allah mengirim Taurat, Injil dan Al-Qur’an adalah orang yang kita kenal. Jika Veda juga seperti ini, merupakan firman Allah SWT dan dengan demikian, maka siapakah Nabi yang membawa Kitab Suci Veda dari Tuhan YME tersebut. Kejadian ini mungkin merupakan fakta atau fiksi tapi, tak diragukan lagi, pertanyaan yang muncul di sini akan telah mengintai di dalam pikiran para pengikut agama Veda selama ribuan tahun terakhir ini. Hindu menerima bahwa Ramayana dan Mahabharata ditulis oleh manusia namun sebagian dari mereka menganggap Weda sebagai firman Allah. Namun, mereka gagal untuk mengetahui siapakah nabi mereka tersebut yang dikirim Tuhan Allah ke dunia. Mereka telah kehilangan nabi mereka dalam mitologi. Setiap komunitas agama dunia menganggap tokoh yang terkait dengan Kitab Suci sebagai Nabi, tetapi orang Hindu adalah ras manusia telah melupakan nabi asli agama mereka.

Peliharalah fakta ini dalam pikiran dan mari berkonsentrasi pada Hadist berikut [Nabi Muhammad SAW berkata] dari Mishkat (buku Hadist).”Diceritakan Abu Sa’ad, Rasulullah berkata:? Nuh dan umat-Nya akan datang (pada hari kiamat) dan Allah akan meminta (Nuh), ‘Apakah Anda telah menyampaikan (Pesan)” Dia akan menjawab,’ Ya, saya Tuhan! ” Kemudian Allah akan bertanya kepada kaum Nuh, ‘Apakah Nuh menyampaikan pesan Saya kepada Anda? ” Dia akan menjawab, ‘Muhammad dan para pengikutnya (akan bersaksi untuk saya). ” Jadi saya dan pengikut saya (akan bersaksi untuk saya). ” Jadi saya dan pengikut saya akan berdiri sebagai saksi baginya (bahwa ia menyampaikan pesan Allah) “1.


Berikut ini adalah poin untuk kita renungkan: Di satu sisi, Hadis mengatakan kepada kita bahwa kaum Nuh akan menolak untuk mengakuinya sebagai nabi mereka, dan, di sisi lain kita tahu bahwa dari semua komunitas agama, hanya umat Hindu yang tidak tahu Nabi mereka . Sekali lagi, di satu sisi kita tahu bahwa setelah orang-orang Hindu akan berubah menjadi pengikut Muhammad, umat Islam saat ini menjadi sarana untuk membawa perubahan ini dan di sisi lain, Hadis juga menyatakan bahwa setelah kaum Nuh menolak untuk mengakui Nuh, para pengikut Muhammad (saw) akan bersaksi bahwa Nuh telah menyampaikan pesan Tuhan kepada mereka. Dengan kata lain, para saksi, di antara pengikut Muhammad, akan mengetahui hubungan antara Nuh dan umat-Nya. Bukankah kita menyimpulkan dari bukti-bukti yang jelas bahwa orang Hindu ini adalah kaum pengikut Nabi Nuh?

Orang-orang Hindu adalah Kaum Noha [Manu]

Walaupun demikian, adalah fakta yang mapan bahwa agama Weda adalah yang tertua dari semua agama dunia dan Nabi Nuh adalah yang paling awal dari semua nabi dengan Syari’at (hukum yang terungkap). Tapi, sebelum mengambil kesimpulan begitu saja, sangat penting bagi kita untuk menyelidiki hal itu dari agama Veda itu sendiri. Untuk sementara marilah kita tidak menerima klaim Hindu bahwa Veda adalah Firman Tuhan tetapi kita setidaknya harus menyelidiki bahwa menurut kitab suci mereka, siapakah nabi yang membawa atau mengungkapkan kitab Weda. Seorang penulis Prancis, A.J.A. Dubois, yang mempelajari agama Hindu dan Peradaban India selama empat puluh tahun kemudian menulis sebuah buku tebal dan paling otentik dari jenisnya tentang Ritual Hindu, adat istiadatnya, tata krama dan tradisinya. Beberapa fakta yang terkait dalam hal ini tentu penting akan menarik untuk pembaca kami:

“Cukuplah untuk berkomentar bahwa tokoh terkenal, yang dirujuk oleh umat Hindu, dan dikenal sebagai mahanuvu, lolos dari bencana dengan sebuah bahtera, di mana juga tujuh Penitens (tokoh suci) terkenal dari India … The Sebutan/istilah mahanuvu adalah senyawa dari dua kata – Maha, besar dan Nuvu, yang pasti adalah tokoh yang sama dengan Nuh “.


“Hal ini secara praktis diakui bahwa India dihuni segera setelah Banjir besar/Air Bah, yang membuat gurun di seluruh dunia …

“Hal ini jelas dinyatakan dalam kitab Purana Markandeya dan dalam Bhagavata bahwa kejadian ini menyebabkan kehancuran umat manusia, dengan pengecualian tujuh Resi terkenal atau Peniten, yang saya sering sebutkan pada berbagai kesempatan, dan yang diselamatkan dari kehancuran universal melalui sebuah bahtera, di mana Wisnu sendiri menjadi pilotnya/nakhodanya. Tokoh besar lain yang disebut Manu, yang telah saya coba tunjukkan di tempat manapun, tidak lain adalah Noah yang Agung itu sendiri, juga terselamatkan bersama dengan tujuh Peniten besar …. Banjir universal, sepengetahuan saya, adalah tidak lebih jelas disebut dalam tulisan-tulisan bangsa kafir yang telah melestarikan tradisi peristiwa besar ini, atau dijelaskan dengan cara yang lebih sesuai dengan kisah Musa, yang dalam buku-buku Hindu yang saya telah dirujuk.


Hal ini tentu merupakan kesaksian luar biasa tersebut, yang harus diberikan kami oleh orang-orang yang jaman dahulu yang tidak pernah disebut dalam pertanyaan …

Rincian tentang peristiwa Nuh dan Banjir Besar juga telah diberikan dalam Purana Bhavishya Purana dan Matsya Purana, referensi yang akan diberikan dalam bab-bab berikut.

Istilah/kata Manu telah digunakan untuk sejumlah tokoh agama Hindu, tapi Manu adalah tokoh yang paling utama dalam Purana, Weda dan naskah Hindu suci lainnya, adalah Nuh yang tidak diragukan lagi. Bahkan dalam kitab suci Weda yang menyebut Nuh dengan nama Manu pada 75 tempat. Para komentator penerjemah bahasa Inggris dari Veda, Griffith menulis dalam menjelaskan kata Manu, di salah satu mantra (doa): “Manu adalah pria unggulan, atau orang perwakilan dan Bapak dari umat manusia, yang dianggap sebagai pelembaga pertama ritual pengorbanan dan upacara agama .


(Dari kata Manu, lah istilah Manusia (dalam bahasa Nusantara/Indonesia) berasal: Ahmad Samantho).

“Selain itu referensi tentang Nuh dalam KItab Weda dan purana, saya sajikan di sini satu lagi bukti otentik dari afiliasi ras Hindu dengan Nabi Nuh. Secara umum, hubungan antara ras HIndu dan nabinya, dapat ditetapkan oleh kalender yang, dalam satu cara atau yang lain, dimulai dengan kehadiran nabinya sendiri. Sebagai contoh, umat Islam menghitung kalender mereka dari nabi Muhammad Hijrah (Migrasi dari Mekah ke Madinah), dan orang-orang Kristen, dari kepergian Yesus (Nabi Isa). Seperti umat Hindu yang bijaksana menghitung waktu kejadian utama mereka dari zaman Nuh, dan, dengan demikian, menghitung periode kalender Hindu itu berlalu sejak Air Bah (Banjir Besar) dalam hal enam puluh tahun sebagai satu tahun. Dubois menulis “… mulainya era sebenarnya dari Hindu, yaitu, dari Kali-yuga mereka, berasal dari sekitar waktu yang sama dengan zaman Kejadian Banjir Besar, peristiwa yang jelas diakui oleh mereka dan sangat jelas disebutkan oleh penulis mereka, yang memberikan nama Jala-pralayam, atau BanjirBesar Air …. Dan cukup aneh, dalam semua transaksi biasa kehidupan mereka, di pengundangan semua tindakan mereka, dalam monumen mereka, orang Hindu menandai segalanya dari tanggal hari surutnya banjir … peristiwa publik mereka, maupun peristiwa pribadi, selalu diperhitungkan dengan tahun dari berbagai siklus enam puluh tahun yang telah berlalu sejak banjir besar.

Ini adalah beberapa contoh afiliasi unik Nabi Nuh dengan sejarah Hindu dan kitab-kitab sucinya: Kita juga melihat dari sabda NabiMuhammads SAW (dalam Hadits Al-Bukhari), yang dikutip pada awal bab ini, bahwa rakyat Nabi Nuh tidak akan mengakui dia sebagai Nabi mereka dan kita juga tahu bahwa meskipun memiliki hubungan erat dengan Nuh, Kebanyakan umat Hindu saat ini tidak mengenalnya. Hal ini juga jelas dari hadits ini bahwa pada hari kiamat orang Muslim akan bersaksi bahwa Nuh telah membawa pesan Allah kepada umat-Nya. Kita juga tahu bahwa Hadis lain juga mengisyaratkan berbagai pada ras yang akhirnya muncul sebagai pengikut sejati nabi Muhammad.


Dari semua kesaksian jelas bahwa setelah mendapatkan kesaksian termasuk dari antara para pengikut Nabi Muhammad, mereka (Hindu) sendiri akan menjadi saksi pada hari kiamat. Namun, meskipun semua ini kesaksian ini, bukti terakhir dan yang paling otentik perlu dibahas itu adalah Al-Qur’an.

Bukti dari Al-Qur’an

Semua manusia di dunia telah terbagi menjadi dua ras: ras Semit dan Non-Semit ras. Ras non-Semit termasuk bangsa Arya, ras Semit Yahudi, Kristen dan Bani Ismail dari semenanjung Arab.

Al Qur’an juga menerima pernyataan ini tentang pembagian manusia sedunia menjadi dua ras, dan atribut asal dari salah satu ras kepada Nuh:

أُوْلَئِكَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنْ النَّبِيِّينَ مِنْ ذُرِّيَّةِ آدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ وَمِنْ ذُرِّيَّةِ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْرَائِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَا إِذَا تُتْلَى عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَانِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا (مريم/58


“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi ni’mat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. ( Al-Qur’an, Surah Maryam, 19: 58 )


Ayat Al-Qur’an menyiratkan bahwa pada anak cucu Adam yang dapat ditemukan dua ras yang berbeda: satu Nuh dan para sahabatnya, yang lain bahwa Nabi Ibrahim dan Israel atau apa yang dapat disebut sebagai anak-anak Ismael (Bani Islamil), dan Anak-anak Israel (Bani Israil). Kita tahu bahwa anak-anak dari keduanya Ismael dan Israel adalah ras Semit. Jelas, karena itu, bahwa sahabat Nuh dan keturunan mereka harus milik Non-Semit atau ras Arya. Ras Arya mendiami sebagian besar di India, selain berbagai negara lain di dunia.

Pertanyaannya, bagaimana untuk melabeli anak-cucu keturunan dari sahabat Nabi Nuh AS sebagai “umat” seharusnya tidak muncul, karena untuk menjadi “umat” dari seorang nabi tertentu itu tidak wajib berasal dari keturunannya. Kami adalah Muslim, “umat” dari Muhammad meskipun kebanyakan dari kita bukan dari silsilah keturunannya. Kami adalah ‘umat’ karena kita menerima dia sebagai nabi kita. Di antara Yahudi mereka yang menerima Yesus sebagai nabi mereka disebut “umat” dari yesus Kristus (Kristen). Bersama dengan Nabi Nuh AS hanya sedikit dari teman-temannya yang diselamatkan dari bencana Air Bah (Banjir Besar) sebagai umat yang percaya (beriman) maupun yang jadi pengikutnya. Karena cucu dari sahabat Nuh atau orang-orang Hindu sekarang dari keturunan Arya tidak menerima nabi setelah Nabi Nuh sebagai nabi mereka, kami telah menyebut mereka sebagai umat Nabi Nuh atau orang-orang dari ras Nabi Nuh dalam esai ini. Ini adalah pertanyaan yang berbeda bahwa orang-orang tidak mengenali bahkan Nuh dalam kapasitasnya yang sejati, yang saya maksudkan dengan mengatakan bahwa mereka telah kehilangan nabi mereka di dalam mitologi.


Penyebutan Ras Hindu di dalam Al-Quran

Tuduhan terhadap Al Qur’an: Saya telah mendengar sejumlah besar umat Hindu yang tulus, yang sangat terkesan oleh Islam dan mengakui kehebatan Al-Qur’an, mengeluh bahwa meskipun ada yang menyebutkan tentang ras lain dalam Al Qur’an, tidak ada yang menyebutkan umat (Ras) Hindu. Ketika kita mencoba untuk menjawab keluhan mereka melalui penjelasan yang sukar dipahami berbagai, apakah kita tidak menjadi tidak sadar atau tidak sengaja suatu pihak yang meratakan tuduhan ini terhadap Al-Qur’an?

Saya kutip di sini dari buku Masabihul Islam ditulis dalam bahasa Urdu oleh Shri Ganga Prashad Upadhyai: “Pada banyak tempat dalam Al-Qur’an telah dinyatakan bahwa Allah telah mengirim nabi yang berbeda untuk memandu berbagai umat, tapi tidak ada yang telah disebutkan secara khususnya. Yang aneh adalah, bahwa ras yang paling kuno seperti Hindu dan Cina, dll, yang peradabannya berusia ribuan tahun, bahkan tidak di-isyaratkan. Tampaknya seolah-olah ini inspirasi ilahi yang disebut Al-Qur’an, Firman Allah tidak ada hubungannya dengan ras (umat) manusia di dunia pada umumnya.


Sesungguhnya orang-orang pertama berbicara dengan Al-Qur’an adalah orang Arab. Tapi jika al-Qur’an tidak hanya sebuah buku tua berusia 1400 tahun,tetapi sebuah buku yang mempertimbangkan seluruh kejadian dan keadaan yang akan datang, maka bagaimana mungkin bahwa al-Qur’an itu tidak menyebutkan tentang umat (ras) yang tertua dari semua umat agama yang telah hidup di dunia ribuan tahun sebelum Al-Qur’an diturunkan, dan masih terus ada dalam jumlah yang besar. Ini adalah tuduhan (fitnah) terhadap Al-Qur’an!

Apakah kita pernah mencoba untuk menelusuri nama atau referensi umat Hindu di Al-Qur’an? Kata ‘Hindu’ adalah tidak ada dalam Quran tetapi adakah kata ‘Kristen’ ada di sana? Haruskah kita menyimpulkan, karena tidak ada disebutkan orang Kristen dalam Al Qur’an, maka orang Kristen itu tak ada? Al-Qur’an, di sisi lain, menggunakan kata nasara meskipun, kita tahu pasti bahwa orang-orang yang menyebut diri mereka Kristen diutarakan sebagai nasara oleh Quran. Tidak ada orang Kristen di dunia menyebut dirinya nasara oleh Quran. Sepertinya , orang-orang yang menyebut diri mereka orang Hindu mungkin telah disebutkan oleh dalam Quran dengan beberapa nama lain.


Belum ada penelitian yang dilakukan tentang nama-nama dari semua ras yang disebutkan dalam Quran. Ada sejumlah ras yang disebutkan dalam Al Qur’an yang identitasnya belum ditelusuri oleh komentatornya. Antara lain, ini adalah As’habur Rass dan Qaum-e-Tubb’a. The Sabean khususnya telah disebutkan (dalam Qur’an) di berbagai tempat bersama dengan Yahudi dan Kristen (Nashrani) seolah-olah mereka adalah umat yang besar dan salah satu ras (umat) yang paling menonjol di dunia.


Sebagai contoh,

“Sesungguhnya mereka yang beriman (kepada Al-Qur’an) dan mereka yang mengikuti kebenaran Yahudi (Alkitab) dan orang Kristen dan Sabean, siapa pun percaya pada Tuhan dan hari kemudian (hari kiamat) dan beramal saleh! akan menerima pahala dari Tuhan mereka: Tidak akan datang rasa takut, tidak pula mereka bersedih hati ” pada diri mereka. (2:62)

Dalam ayat ini umat Sabeans (Shabi’in) telah disebutkan bersama dengan umat Islam, Yahudi dan Kristen. Selain itu, di manapun Sabean telah disebutkan dalam Al Qur’an, itu adalah bersama dengan ras-ras (umat-umat) yang besar. Kami telah ada masih mampu menelusuri umat (ras) ini yang paling penting, sedangkan, seperti Muslim, Yahudi dan Kristen, mereka harus ada saat ini dan untuk masa yang akan datang, sebagai salah satu komunitas agama terkemuka di dunia. Jika kita berkonsentrasi kita akan tahu bahwa bidang penelitian kami telah sangat menfokus. Berapa banyak umat beragama masih menonjol di dunia selain Muslim, Yahudi dan Kristen? The Sabean sesungguhnya harus menjadi salah satu dari mereka. Mari kita melihatnya dari sudut yang berbeda.


Di antara para Nabi yang Agung , yang paling penting berulang kali disebut dalam Al Qur’an adalah Nuh, Abraham, Musa, Yesus, dan terakhir Nabi Muhammad (saw). Lihat misalnya:

i) “Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri) dari Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa putra Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh.” (QS 33:7)

ii) “Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya)”. (QS 42:13)

Kita melihat dalam ayat-ayat Al-Qur’an bahwa umat yang besar disebutkan bersama adalah Muslim, Kristen, Yahudi dan Sabean. Demikian pula, para nabi yang Agung yang disebutkan di sini bersama-sama dan juga di tempat lain, Muhammad, Yesus, Musa dan Nuh. Di antara ini umat Islam menganggap Muhammad sebagai nabi mereka, Yesus untukorang Kristen , dan Musa kepadaYahudi. Namun soal Sabean? Kita tidak tahu.


Pertimbangkan lagi: umat Muhammad disebut Muslim, umat Yesus disebut orang Kristen, dan dan umat Musa disebut orang Yahudi. Tapi bagaimana dengan umat Nabi Nuh? Tidak ada yang tahu. Apakah mungkin bahwa orang Nuh telah disebut Sabean?

The Sabean adalah Umat Nabi Nuh [Manu]

Tafsir Ibne Kasir (komentar Al-Qur’an oleh Ibne Kasir) juga mengacu pada pernyataan Abdul Rahman bin Zaid bahwa Sabean diklaim sebagai umat atau kaum Nabi Nuh.

Saya telah mengumpulkan di bawah ini pernyataan bersama dengan catatan saya serta penjelasan, mengenai Sabean, yang diberikan oleh Hazrat Umar, Imam Abu Hanifah, Imam Ishaq, Abu Alzanad, Qartabi, Allamah Ibne Taimiya, Imam Gazali, Imam Raghib, Mua’alim , Ibne Jarir, Ibne Kasir, Imam Suheli, Allamah Showkani, Qazi baizavi, Abdul Majid Daryabadi dan Syed Sulaiman Nadvi.

1. Mereka adalah penghuni tempat yang sama di Irak dimana Nabi Ibrahim dilahirkan [yang telah ditegaskan oleh penggalian reruntuhan Orr, tempat kelahiran Abraham, dan peradaban India di Harappa dan Mesopotomia bahwa telah terjadi hubungan yang erat antara kedua peradaban terszebut.


2. Mereka adalah 'Ahlul Kitab'. [Hal ini dapat disimpulkan dari referensi dari Sabean dalam Al Qur'an karena mereka selalu disebutkan bersama dengan mereka yang adalah orang-orang Ahli Kitab. Di mana buku atau Alkitab Suci Nuh yang dibawa kepada kaum Sabean akan dibahas kemudian.

3. Mereka biasa mengucapkan La ilaha illallah (tidak ada Tuhan selain Allah) tetapi masih musyrik (politheis). [Tentang Kalimat orang Hindu juga La ilaha illallah akan dianalisis di halaman berikutnya.

4. Mereka biasa melantunkan doa-doa (Namaz) menghadap Yaman. [Hal ini juga telah dibenarkan oleh studi peradaban bahwa sejumlah besar umat Hindu telah menetap di Yaman. Kami masih menemukan ada benteng-benteng yang disebut Shyam dan Hind.


5. Sabean adalah non-Arab, bukan nama Arab.

6. Mereka adalah penyembah para malaikat. [Dalam agama Hindu para dewa adalah versi menyimpang dari Angels (para malaikat). Mereka menyembahnya.

7. Mereka memiliki keyakinan yang teguh dalam Astronomi. [Di antara semua ras di dunia hampir tidak ada ras yang memiliki suatu minat dalam Astronomi sebagai mana umat Hindu India memiliki.

8. Mereka adalah para penyembah bintang. [Penyembahan bintang adalah bagian dari adat istiadat umat Hindu ini.]

9. Mereka adalah para penyembah api . [Penyembahan api pada saat Havan, pernikahan dan ritus kematian sekarang masih dipraktekkan dalam Hindu.]

10. Mereka Zoroaster ras Persia keturunan. [Zoroastrianisme juga -penyembah api seperti Hindu. Mereka adalah bangsa Arya dan bangsa Arya datang ke India hanya dari Persia sana .]


11. Mereka biasa untuk melakukan Wudhu beberapa kali di siang hari. [Di dunia pentingnya wudhu atau mandi dengan cara seremonial yang paling menonjol adalah dalam agama Hindu. Tak satu pun dari doa-doa mereka dapat sempurna tanpa upacara mandi. Selain itu, pada beberapa kesempatan mandi bersama adalah wajib pada bagian mereka.]

12. Mereka adalah penganut agama [Bahwa ras Hindu yang sama akan menerima Kebenaran telah terbukti dalam bab sebelumnya.]

13. Mereka menaklukkan dan mudah percaya. [Tentang penggantian lomba ini ada referensi terhadap mereka dalam Hadis, seperti yang telah dijelaskan dalam bab sebelumnya.)

Hal tersebut adalah konsepsi beragam, dan bahkan saling bertentangan, dari para sarjana dan komentator mengenai The Sabean dan, cukup mengejutkan, semua menjadi kebeneran tentang umat Hindu. Bahkan jika para komentator yang berbeda di usia yang berbeda memiliki pendapat yang berbeda mengenai Sabean, saat ini semua kualitas yang ditemukan dalam lomba ini (Hindu) saja. Mungkin saja di masa lalu semua kelompok memiliki kualitas di atas dan konsepsi sudah migrasi ke dan dirakit di India. Saya tidak berpikir masih ada tempat tersisa keraguan mengenai siapa yang adalah kaum Sabean. Ada kemungkinan bahwa di usia dini definisi Sabean bisa saja diterapkan untuk kelompok yang berbeda tetapi dalam zaman sekarang, sangat jelas mengenai siapa yang dimaksud dengan Sabean.


Diskusi akan tetap tidak lengkap jika kita tidak menyebutkan di sini bahwa bahkan Hazart Shah Waliullah menganggap Sabean sebagai bangsa Arya seperti dapat dibuktikan oleh referensi berikut. "Kristus adalah sesungguhnya orang suci yang berusaha untuk membawa ajarannya untuk kaum non-Israel atau, dengan kata lain, kepada kaum Sabean atau ras Arya." 3

"Iran pada waktu itu adalah pusat Arya atau Sabean. Sebelumnya itu India menikmati status sebagai pusat. 4

"Selain itu, lihat juga pernyataan Maulana Syed Sulaiman Nadvi, di mana ia juga menganggap Sabean sebagai penduduk India kuno: "Seperti halnya ada sebagai Magdub (penerima azab) dan dal (orang-orang yang sesat) di kalangan Ahli Kitab, ada komunitas lain yang serupa, menurut pendapat kami, dengan kondisi temperamental serupa di antara mereka yang menyerupai Ahli Kitab. Kedua masyarakat yang Qur'an perkenalkan kita dengannya, adalah Zoroastrian dan Sabean yang meliputi penduduk Persia Kuno dan India Kuno (Termasuk India Timur atau Indo-Nesia /Nusantara: thesis Ahmad Samantho).


"Pada akhirnya marilah kita juga mempertimbangkan bahwa ada sebuah sekte kecil ditemukan di Irak dan Suriah yang menyebut dirinya 'SUBI'. Orang-orang ini tidak mengakui nabi setelah Hazrat Yahya (Yunus dari Alkitab Bible) dan kemungkinan besar bahwa Quran mungkin menyebut mereka Sabean juga. Namun para peneliti terkenal dan pemikir cerdas seperti Sulaiman Nadvi dan Maulana U'baidullah Sindhi telah mengidentifikasi Sabean sebagai umat Hindu saja. Sesungguhnya mereka akan mengetahui tentang sekte 'SUBI'. Selain itu, hampir tidak ada kualitas seperti dalam sekte 'SUBI', selain mereka menjadi orang-orang Ahli Kitab, sebagai komentator telah dikaitkan dengan Sabean - ini telah saya sebutkan di atas.Menurut pemahaman saya, terminologi yang berbeda yang digunakan dalam Al Qur'an telah diterapkan untuk komunitas yang berbeda pada satu waktu, dan beberapa kali untuk komunitas yang berbeda pada waktu yang berbeda. Oleh karena itu, adalah mungkin bahwa istilah, 'The Sabean' yang digunakan dalam Al-Qur'an juga mungkin berlaku untuk sekte 'SUBI' (sebut di atas) tetapi, tidak diragukan lagi, ras Hindu juga termasuk dalam definisi Sabean

Dalam Kitab Suci Hindu: [http://www.islamawareness.net/Hinduism/]

Islam untuk dunia

Mengapa Islam?


Negus, Penguasa Kristen Ethiopia Ditanyakan tentang Imigran pengikut Nabi Muhammad ..

Jafar bin Abi Thalib menjawab ..”Dia memanggil kita ..untuk menyembah Allah saja … ia memerintahkan kita untuk mengatakan kebenaran, untuk menghormati janji kita, untuk bersikap baik dalam hubungan kita, untuk membantu sesama kita, untuk menghentikan semua tindakan terlarang, untuk menjauhkan diri dari pertumpahan darah, untuk menghindari kata-kata kotor dan kesaksian palsu … “

[dikutip darii pidato Jafar Ibnu AbuTalib kepada Raja Abyssinia tentang Nabi Muhammad, Negus dan para pendeta (partiarch) itu meneteskan air mata menyadari kebenaran dari pidato Jafar - Negus kemudian masuk Islam dalam menanggapi surat undangan Nabi Muhammad untuk masuk Islam. Setelah imigran (Muhajirin) meninggalkan Ethiopia; Negus wafat . Ketika Nabi Muhammad SAW mendengar kematian Negus, ia memerintahkan para sahabatnya untuk berdoa baginya dan Nabi memimpin doa, Nabi belum pernah berdoa bagi jenazah-doa yang tak hadir (absence), kecuiali untuk Negus saja]

25 Januari 2011

Foto Hantu Wanita Hebohkan di Lamongan ( Nyata ! )

Warga di Kelurahan Banjar Mendalan, Lamongan, sejak tiga hari terakhir mengaku resah dengan penampakan hantu wanita yang membawa setangkai bunga mawar. Penampakan hantu ini didapat secara tidak sengaja saat seorang bocah memotret ibunya dengan menggunakan kamera ponsel.

Akibat kejadian itu, warga yang tinggal di Gang Lele takut keluar rumah setiap malam hari. Bahkan, untuk mengusir hantu tersebut, warga telah mengundang kyai dan menggelar pengajian dan doa bersama.

Mahfud, salah seorang warga di Gang Lele mengatakan, penampakan hantu yang oleh warga disebut dengan hantu sundel bolong dengan membawa bunga mawar merah ini mulai sejak hari Jumat lalu di rumah salah seorang warga bernama Tiamah (40).

"Sejak saat itu hantu ini terus gentayangan di gang lele," ujar Mahfud, kepada wartawan.

Saat itu cerita Mahfud, Tiamah yang hidup bersama dengan dua anaknya akan diabadikan dengan kamera handphone milik anaknya. Namun, selesai difota ternyata yang nampak pada layar bukan Tiamah, melainkan seorang wanita berbaju putih dengan memegang setangkai bunga mawar berwarna merah.

Setelah itu, tambah Mahfud hampir setiap malam warga di Gang Lele mengaku pernah melihat hantu ini melintas di depan rumah mereka. "untuk itu kami sengaja mengundang kyai untuk mengusirnya," jelasnya.

Mahfud mengatakan kalau ada orang pintar yang bilang hantu tersebut sedang mencari seseorang tapi belum ketemu. "Padahal warga kami tidak ada yang meninggal dalam
beberapa bulan terakhir tapi kok ada hantu," ungkapnya.

15 Agustus 2010

Lintasan Misterius di Klaten dan Yogyakarta

Lintasan-Misterius-di-Klaten.jpg

Sebuah lintasan berwarna biru terlihat membelah di atas langit Klaten dan Yogyakarta belum lama ini.

Entah apa gerangan yang melintas hingga alur lintasannya begitu besar seperti hendak membelah angkasa.

Semua orang hanya diam mematung menyaksikan fenomena itu. Sampai sekarang belum ada jawaban ilmiah yang bisa menerangkan tentang apa dan dari mana lintasan itu berasal.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - Premium Blogger Themes | New Blogger Themes